Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang
memiliki arti “seni melaksanakan dan mengatur.” Manajemen belum
memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Follet
(2003), misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan
pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer
bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan
organisasi. Griffin (2006) mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses
perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan
sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif
berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara
efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir,
dan sesuai dengan jadwal.
Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia maneggiare yang berarti
“mengendalikan,” terutama dalam konteks mengendalikan kuda, yang
berasal dari bahasa latin manus yang berarti “tangan”. Bahasa Prancis
lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang
memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Sehingga manajemen dapat
didefinisikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, penyusunan
personalia, pengarahan, dan pengawasan anggota-anggota organisasi untuk
mencapai tujuan organisasi. Perkembangan teori manajemen diawali dari
aliran klasik (1770—1860) hingga aliran manajemen modern (1940—sekarang).
Definisi di atas mencakup fungsi-fungsi manajemen, yakni pengorganisasian,
penyusunan personalia, pengarahan, dan pengawasan.
Comments
Post a Comment