Skip to main content

Sikap etnosentris(home country-oriented).

1. Sikap etnosentris(home country-oriented)



Merupakan keyakinan
parokialistis bahwa pendekatan dan praktik kerja yang paling baik
adalah yang berasal dari negara asalnya (negara tempat kantor pusat
perusahaan itu berada). Para manajer dengan sikap etnosentris yakni
bahwa di berbagai negara asing tidak memiliki ketrampilan keahlian,
pengetahuan,, atau pengalaman untuk membuat keputusan bisnis68 Setyabudi Indartono, Ph.D
terbaik seperti orang di negara asalnya. Mereka tidak mau memercayakan
keputusan penting atau teknologi kepada para karyawan asing.


2. Sikap polisentris (host country-oriented)


Merupakan pandangan bahwa
para manajer di negari tuan rumah (negeri asing tempat organisasi
itu berbisnis) mengetahui pendekatan dan kerja praktik terbaik untuk
menjalankan bisnis mereka. Para manajer dengan sikap polisentris akan
memandang setiap operasi asing sebagai berbeda dan sulit diengerti.
Dengan begitu para manajer tersebut cenderung membiarkan fasilitas
asing dan karyawan asing memikirkan sendiri cara mengurus segala
sesuatunya secara paling baik.


3. Sikap geosentris (world oriented). 


Merupakan pandangan yang berorientasi
dunia yang memusatkan perhatian pada pemanfaatan pendekatan dan
orang terbaik dari seluruh dunia. Para manajer dengan sikap jenis itu
yakin bahwa diperlukan pandangan global di kantor pusat organisasi
tersebut di negara asal dan di berbagai fasilitas kerja luar negeri. Yang
dicari adalah pendekatan dan SDM terbaik bagi perusahaan.
Manajemen global yang sukses membutuhkan kepekaan yang tinggi terhadap
perbedaan praktik dan adat-istiadat nasional.

Comments

Popular posts from this blog

PENTINGNYA PENGENALAN STATUS KEWARGANEGARAAN BAGI PENDUDUK SUATU NEGARA

PENTINGNYA PENGENALAN STATUS KEWARGANEGARAAN BAGI PENDUDUK SUATU NEGARA Dosen Pengampu: Naftania Mahardika Putri, S.H., M.H. Disusun Oleh Nurul Muttaqin (18101011255) FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS WAHID HASYIM SEMARANG 2018/2019 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Puji syukur kami haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karuniaNya kami dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya. Dalam makalah ini kami akan membahas “Pentingnya Pengenalan Status Kewarganegaraan Bagi Penduduk Indonesia”. Ada beberapa sumber yang kami gunakan sebagai referensi baik sumber buku maupun media masa seperti internet. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada : Orang tua yang selalu memberi doa dan dukungan, Naftania Mahardika Putri, S.H., M.H., selaku dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Kewarg...

Pengertian Sistem moneter

1. Sistim Moneter.   Sistem moneter adalah lembaga-lembaga yang dapat mengeluarkan, menciptakan, dan mempengaruhi jumlah uang yang beredar.  Sistem moneter terdiri dari otoritas moneter dan semua bank yang di perbolehkan menerima simpanan giro, termasuk bank-bank devisa. Otoritas moneter terdiri dari Bank Sentral atau Bank Indonesia dan Bank Pemerintah Pusat. Sistem moneter bersama-sama dengan lembaga-lembaga keuangan lainnya merupakan sektor ekonomi keuangan Indonesia. Menurut UU perbankkan No. 14 tahun 1967, ‖ sistem perbankkan Indonesia disusun agar BI dapat melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan moneter oleh bank-bank dan untuk mengawasi serta memimpin seluruh sistem perbankkan‖. Oleh karena itu seluruh bank, yaitu bank komersil/ umum pemerintah atau swasta sebagai badan usaha dengan bentuk hukum perseroan terbatas atau koperasi akan dapat di awasi dan di arahkan oleh bank sentral agar supaya dapat di ciptakan suatu sistem koordinas...

Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli Dunia

Organisasi Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisis organisasi (organization analysis). Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-prasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. Menurut ...