Abraham maslow, adalah seorang psikologi humanistik Ia terkenal dengan Hierarki Kebutuhannya(hierarchy of need). Abraham Harold Maslow lahir pada 1 April 1908 di Brooklyn, New York . Maslow adalah anak sulung dari tujuh bersaudara yang lahir dari imigran Yahudi Rusia. Relatif tidak berpendidikan sendiri mereka melihat belajar sebagai kunci untuk anak-anak mereka berhasil di tanah air baru mereka. Dengan demikian semua anak-anak mereka didorong untuk belajar; Abraham anak tertua didorong sangat keras karena ia diakui sebagai seorang intelektual di usia muda.
Teori kepribadian maslow dibuat berdasarkan beberapa asumsi dasar mengenai motivasi. Pertama, Maslow (1997) mengadopsi sebuah pendekatan menyeluruh pada motivasi (holistic approach to motivation) yaitu, keseluruhan dari seseorang bukan hanya satu bagian atau fungsi termotivasi. Kedua, motivasi biasanya kompleks atau terdiri dari beberapa hal yang berarti bahwa tingkah laku seseoreang dapat muncul dari beberapa motivasi yang terpisah. Asumsi ketiga adalah orang-orang berulangkali termotivasi oleh kebutuhan-kebutuhan (people are continually motivated by one need or another). Asumsi lainnya adalah bahwa semua orang dimanapun termotivasi oleh kebutuhan dasar yang sama (all people everywhere are motivated by the same basic needs). Asumsi terakhir mengenai motivasi adalah bahwa kebutuhan-kebutuhan dapat dibentuk menjadi sebuah hirarki (need can be arranged on a hierarchy) (Maslow 1943, 1970).
Hirarki kebutuhan (Hierarchy of Needs)
Konsep hirarki kebutuhan yang diungkapkan Maslow beranggapan bahwa kebutuhan-kebutuhan di level rendah harus terpenuhi atau paling tidak cukup terpenuhi terlebih dahulu sebelum kebutuhan-kebutuhan dilevel lebih tinggi menjadi hal yang memotivasi. Liam kebutuhan yang berbentuk hierarki ini adalah : kebutuhan konatif ( conative needs), yang berarti bahwa kebutuhan-kebutuhan ini memiliki karakter mendorong atau memotivasi .
Maslow (1970) mengungkapkan kebutuhan-kebutuhan berikut ini berdasarkan prapotensi dari masing-masing :
1) fisiologis, yaitu kebutuhan paling mendasar dari setiap manusia termasuk didalamnya dalah makanan, air, oksigen, mempertahankan suhu tubuh, dan lain sebagainya. Kebutuhan fisiollogis adalah kebutuhan yang mempunyai kekuatan atau pengarung paling besar dari semua kebutuhan.
2) keamanan, yaitu ketika orang telah memenuhi kebutuhan fisiologis mereka, mereka menjadi termotivasi akan kebutuhan keamanan, yang termasuk idalamnya adalah keamanan fisik, stabilitas, ketergantungan, perlindungan, dan kebebasan dari kekuatan-kekuatan yang mengancam seperti perang, terorisme, penyakit, rasa takut, kecemasan, bahaya, kerusuhan, dan bencana alam. Kebutuhan akan hukum, ketentraman, dan keteraturan juga merupakan bagian dari kebutuhan akan keamanan.
3) cinta dan keberadaan, yaitu setelah orang memenuhi kebutuhan psikologis dan keamanan , mereka menjadi termotivasi oleh kebutuhan akan cinta dan keberadaan , seperti : keinginin untuk berteman , keingin untuk memiliki pasangan , kebutuhan untuk menjadi bagian dari sebuah keluarga, sebuah perkimlpulan lingkungan masyarakat, atau Negara.cinta dan keberadaan mencakup beberapa aspek dari seksualitas dan hubungan dengan msnusia lain dan juga kebutuhan untuk mmemberi dan mendapatkan cinta. ( masllow , 1970 ).
4) Penghargaan,yaitu setelah orang memenuhi kebutuhan akan cinta dan keberadaan , mereke bebas untuk mengejar kebutuhan akan penghargaan, yang mencakup penghormatan diri, kepercayaan diri, kemampuan dan pengetahuan yang orang lain hargai tinggi. ( masllow, 1970 ). Mengindentifikasi dua tingkatan kebutuhan akan penghargaan – refutasi dan harga diri.
5) Aktualisasi diri , (maslow , 1950) berasumsi bahwa kebutuhan akan aktualisasi muncul jika kebutuhan akan pengharagaan teleh terbutuhi. Kebutuhan akan aktualisasi mencakup pemenuhan diri,sadar akan semua potensi diri, dan keinginan untuk menjadi sekretif mungkin (maslow, 1970). Orang-orang yang mengaktualisasikan diri tidak bergantung pada pemenuhan kebutuhan cinta maupun kebutuhan akan penghargaan. Mereka mejadi mandiri sejaka kebutuhan level rendah yang member mereka kehidupan. Selain lima kebutuhan konatif ini, maslow mengindenfikasi tiga kategori kebuthan lainnya – estetika, kognitif, dan neurotic.
Dalam setiap tahap dalam kehidupan menurut abraham maslow tersebut, setiap individu haruslah melewati setiap tahap dalam hierarki kebutuhan tersebut. menurutnya, manusia tidaklah bisa melewati salah satu tahap dalam hierarki kebutuhan tersebut. jikalau individu melewati salah satu dari tahap tersebut, maka kepribadian seorang individu akan ada ketidakseimbangan dalam kehidupannya.
Abraham maslow juga mengenalkan tentang konsep jonah complex.Jonah Complex adalah ketakutan untuk mencapai puncak yang mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan seseorang menuju aktualisasi diri. ciri-cirinya yaitu adanya usaha untuk melarikan diri dari takdir seseorang. Maslow beralasan bahwa hal itu terjadi karena tubuh manusia tidak cukup kuat untuk bertahan melalui kenikmatan dari sebuah keberhasilan untuk jangka waktu berapapun dan sebagaian besar orang mempunyai ambisi pribadi untuk menjadi besar namun membandingkannya dengan kesuksesan orang lain sehingga mereka tidak percaya pada arogansi mereka sendiri
Comments
Post a Comment