Skip to main content

koperasi Gagal

Kasus KKM (Koperasi Karangasem Membangun) yang Gagal. 

- Profil Koperasi Karangasem Membangun (KKM) 
1. Pendiri Koperasi Karangasem Membangun : I Gede Putu Kertia
2. Jumlah Anggota : 72.000 Nasabah 
3. Tanggal berdiri    : 28 Maret 2006
4. Alamat                  : Kabupaten Karangasem, Bali. 
5. Jenis Koperasi  : Bergerak dalam berbagai bidang, seperti Simpan pinjam, toko, dan Capital Invesment. 
6. Jumlah Cabang    :   
7. Latar belakang berdiri 
- Faktor penyebab kegagalan Koperasi Karangasem Membangun (KKM) 
Salah satu layanan KKM yang menjadi ‘primadona’ adalah Capital Investment (Investasi Modal). Layanan Capital Investment yang dikelola oleh KKM menjanjikan tingkat pengembalian investasi sebesar 150% setelah tiga bulan menanamkan modal. Dengan kondisi sosial dimana mayoritas masyarakat tergolong ekonomi kurang mampu dan juga pendidikan yang relative rendah, iming-iming keuntungan sebesar itu tentunya sangat menggiurkan. Lucunya, ada juga beberapa anggota DPRD Kabupaten Karangasem yang ikut ‘berinvestasi’ di KKM, bahkan ada yang sampai menanamkan modal sebesar Rp.400 juta. Konyolnya, walaupun KKM menawarkan produk investasi, koperasi tersebut sama sekali tidak mengantongi ijin dari Bapepam. Pada kenyataannya, sebenarnya layanan Investment Capital tersebut adalah penipuan model piramida uang. Sebagian nasabah yang masuk duluan, memang berhasil mendapatkan kembali uangnya sekaligus dengan ‘keuntungannya’. Seorang pemodal misalnya, memberikan testimoni bahwa hanya dengan bermodalkan Rp 500 ribu, dalam waktu 3 bulan ia mendapatkan hasil Rp.1,5 juta. Dengan iming-iming 150% tersebut, antara November 2007 hingga 20 Februari 2009, KKM berhasil menjaring 72.000 nasabah dengan nilai total simpanan Rp.700 milyar. Beruntung Bupati Karangasem, I Wayan Geredeg cepat bertindak, dengan meminta kepolisian segera menutup bisnis investasi ala KKM tersebut. Hasil penyitaan asset, hanya berhasil menyita asset senilai Rp.321 milyar atau hanya separuh dari simpanan total nasabah Rp.700 milyar. Lebih dari Rp.400 milyar uang nasabah tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sayangnya, tindakan Bupati Karangasem, justru ditentang oleh para nasabah. Ironis sekali, mereka tidak merasa tertipu dan menganggap Bupati Karangasem melakukan fitnah sehingga pengurus KKM ditangkap polisi. Nasabah malah meminta pengurus KKM dibebaskan, agar dana mereka yang telah disetorkan dapat dikembalikan.

Comments

Popular posts from this blog

PENTINGNYA PENGENALAN STATUS KEWARGANEGARAAN BAGI PENDUDUK SUATU NEGARA

PENTINGNYA PENGENALAN STATUS KEWARGANEGARAAN BAGI PENDUDUK SUATU NEGARA Dosen Pengampu: Naftania Mahardika Putri, S.H., M.H. Disusun Oleh Nurul Muttaqin (18101011255) FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS WAHID HASYIM SEMARANG 2018/2019 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Puji syukur kami haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karuniaNya kami dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya. Dalam makalah ini kami akan membahas “Pentingnya Pengenalan Status Kewarganegaraan Bagi Penduduk Indonesia”. Ada beberapa sumber yang kami gunakan sebagai referensi baik sumber buku maupun media masa seperti internet. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada : Orang tua yang selalu memberi doa dan dukungan, Naftania Mahardika Putri, S.H., M.H., selaku dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Kewarg...

Pengertian Sistem moneter

1. Sistim Moneter.   Sistem moneter adalah lembaga-lembaga yang dapat mengeluarkan, menciptakan, dan mempengaruhi jumlah uang yang beredar.  Sistem moneter terdiri dari otoritas moneter dan semua bank yang di perbolehkan menerima simpanan giro, termasuk bank-bank devisa. Otoritas moneter terdiri dari Bank Sentral atau Bank Indonesia dan Bank Pemerintah Pusat. Sistem moneter bersama-sama dengan lembaga-lembaga keuangan lainnya merupakan sektor ekonomi keuangan Indonesia. Menurut UU perbankkan No. 14 tahun 1967, ‖ sistem perbankkan Indonesia disusun agar BI dapat melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan moneter oleh bank-bank dan untuk mengawasi serta memimpin seluruh sistem perbankkan‖. Oleh karena itu seluruh bank, yaitu bank komersil/ umum pemerintah atau swasta sebagai badan usaha dengan bentuk hukum perseroan terbatas atau koperasi akan dapat di awasi dan di arahkan oleh bank sentral agar supaya dapat di ciptakan suatu sistem koordinas...

Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli Dunia

Organisasi Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisis organisasi (organization analysis). Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-prasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. Menurut ...