Teori motivasi dari Abraham Maslow merujuk pada piramida hierarki kebutuhan dasar manusia, menurut Maslow pada dasarnya kebutuhan manusia itu dibagi ke dalam lima tingkatan yaitu : kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan akan penghargaan, kebutuhan aktualisasi diri, menurut Maslow, kebutuhan harus dipenuhi dari tingkatan yang paling rendah agar kebutuhan pada tingkatan yang paling tinggi dapat pula terpenuhi.
Kebutuhan-kebutuhan di atas dalam kaitannya dengan dunia keorganisasian atau perusahaan juga harus terpenuhi, dengan menggunakan pendekatan2 :
Kebutuhan fisiologis : pemberian upah kerja sesuai dengan kompetensi dan produktivitas, pemberian jam istirahat dsb
Kebutuhan keamanan : pemberian tempat kerja yang nyaman dan sesuai standar
Kebutuhan sosial : pengakuan atas eksistensi dari masing-masing karyawan, pengakuan tersebut akan memunculkan perasaan dihargai dalam kedudukan sosial
Kebutuhan akan penghargaan : pemberian award atas kinerja dsb
Kebutuhan aktualisasi diri : memberikan ruang kepada karyawan untuk mengoptimalisasi potensi dan minat yang dimiliki
Nah hal-hal diatas adalah merupakan stimulus dan motivasi yang harus diberikan oleh pimpinan untuk mendorong tumbuhnya motivasi kerja bagi karyawan, ketika motivasi kerja telah terbentuk maka etos kerja yang baik bukan sesuatu yang mustahil untuk dapat dicapai dan dioptimalisasi
Comments
Post a Comment