Skip to main content

Posts

Sistem moneter{Pengertian sistem moneter}

Sistem moneter Pengertian Sistem moneter 1. Pengertian Dalam perkembangan peradaban manusia, peranan uang dirasakan sangat penting, hampir tidak ada satupun bagian dari kehidupan ekonomi manusia yang tidak terkait dengan keberadaan uang. Perkembangan dan peningkatan jumlah uang bereda yang berlebihan dapat mendorong peningkatan harga melebihi tingkat yang diharapkan sehingga dalam jangka panjang dapat menganggu pertumbuhan ekonomi, sebaliknya apabila peningkatan jumlah uang beredar sangat rendah maka kelesuan ekonomi akan terjadi. Apabila hal ini berlangsung terus menerus, kemakmuran masyarakat secara keseluruhan pada gilirannya akan mengalami penurunan. Kondisi tersebut antara lain melatarbelakangi upaya-upaya yang dilakukan oleh bank sentra suatu negara dalam mengendalikan jumlah uang beredar dalam perekonomian. Kegiatan pengendalian jumlah uang beredar tersebut lazimnya disebut dengan kebijakan moneter yang ditempuh bank sentral. Kebijakan moneter merupakan ke...

Pengertian Sistem moneter

1. Sistim Moneter.   Sistem moneter adalah lembaga-lembaga yang dapat mengeluarkan, menciptakan, dan mempengaruhi jumlah uang yang beredar.  Sistem moneter terdiri dari otoritas moneter dan semua bank yang di perbolehkan menerima simpanan giro, termasuk bank-bank devisa. Otoritas moneter terdiri dari Bank Sentral atau Bank Indonesia dan Bank Pemerintah Pusat. Sistem moneter bersama-sama dengan lembaga-lembaga keuangan lainnya merupakan sektor ekonomi keuangan Indonesia. Menurut UU perbankkan No. 14 tahun 1967, ‖ sistem perbankkan Indonesia disusun agar BI dapat melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan moneter oleh bank-bank dan untuk mengawasi serta memimpin seluruh sistem perbankkan‖. Oleh karena itu seluruh bank, yaitu bank komersil/ umum pemerintah atau swasta sebagai badan usaha dengan bentuk hukum perseroan terbatas atau koperasi akan dapat di awasi dan di arahkan oleh bank sentral agar supaya dapat di ciptakan suatu sistem koordinas...

Fungsi Seorang Manajer [Bagi Perusahaan]

1. Fungsi internal (internal function of a manager), fungsi internal dari seorang manajer meliputi : a. Dari sudut proses meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, penyusunan, pengerahan, dan pengawasan. b. Dari sudut subyek atau bidang meliputi keuangan, personalia, pemasaran, pembelian, produksi dan sebagainya. 2. Fungsi Eksternal (external function of a manager ), fungsi eksternal dari seorang manajer meliputi : a. Mewakili perusahaan dalam masalah tindakan hukum. b. Mengambil kegiatan sebagai warga negara biasa. c. Mengadakan hubungan dengan unsur-unsur masyarakat. Dari pelaksanaan fungsi atau aktivitas manajemen seperti yang diuraikan diatas berorientasi kepada dua hal yaitu : a. Aktivitas yang berorientasi kepada pencapaian laba (profit oriented), yaitu aktivitas manajemen yang dijalankan oleh lembaga atau organisasi perusahaan bersangkutan semata-mata hanyalah mengharapkan tingkat keuntungan dalam setiap aktivitas usahanya, aktivitas manajemen dala...

Teori Kepemimpinan Jalan-Tujuan House’s

Teori Kepemimpinan Jalan-Tujuan House’s House’s (1971; House and Dessler, 1974) mengatakan bahwa teori kepemimpinan path goal dibangun secara kuat pada model motivasi kerja harapan/valensi (ecpectancy/ valency model of work motivation) dan menekankan pada cara pemimpin dapat memfasilitasi kinerja pelaksanaan tugas dengan menunjukkan kepada bawahan bagaimana kinerja dapat digunakan sebagai instrumen dalam mencapai penghargaan (reward) yang diingirikan. Secara lebih spesifik, teori House berpendapat bahwa kepuasan dan kinerja bawahan tergantung pada harapan dan valensinya yang ditentukan oleh perilaku atau gaya pemimpinnya. Selanjutnya, harapan dan valensi bawahan juga dipengaruhi oleh dua variabel situasi (contingency) dasar yaitu: karaktersitik bawahan dan karaktersitik lingkungan yang dihadapi oleh bawahan. Kedua variabel situasi ini memoderatkan hubungan antara perilaku pemimpin dan kepuasan serta kinerja bawahan. Hubungan diantara variabel tersebut tampak ...

PENGERTIAN IKLIM ORGANISASI

PENGERTIAN IKLIM ORGANISASI Iklim organisasi disebut juga suasana organisasi adalah  serangkaian sifat lingkungan kerja yang dapat diukur  berdasarkan persepsi kolektif dari orang-orang yang hidup dan  bekerja dalam lingkungan tersebut dan diperlihatkan untuk  mempengaruhi motivasi serta perilaku mereka (Timpe,1999:4).  Bahwa lingkungan kerja yang menyenangkan mungkin menjadi  pendorong bagi para karyawan untuk menghasilkan kinerja  puncak. Suasana organisasi telah diukur dari berbagai dimensi,  termasuk tingkat struktur, sentralisasi pengambilan keputusan,  keterbukaan versus sifat mempertahankan diri, serta pengakuan  dan umpan balik. Kenyataan telah memperlihatkan bahwa suatu iklim  organisasi atau lingkungan kerja yang menyenangkan begitu  penting untuk mendorong kinerja karyawan yang paling  produktif. Pada waktu penerimaan pegawai selama wawancara  kontak psikologis telah terbentuk, beberapa diantara...

Corporate Social Responsibility(CSR)

Corporate Social Responsibility  Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (selanjutnya dalam artikel akan disingkat CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya, yang di antaranya adalah konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Oleh karena itu, CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, di mana suatu organisasi, terutama perusahaan, dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan dampaknya dalam aspek ekonomi, misalnya tingkat keuntungan atau deviden, melainkan juga harus menimbang dampak sosial dan lingkungan yang timbul dari keputusannya itu, baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka yang lebih panjang. Dengan pe...

EVOLUSI TEORI MANAJAMEN

EVOLUSI TEORI MANAJAMEN Sejarah perkembangan ilmu sosial F ilsafat pengetahuan Positivisme (1848/1865) muncul dari sudut pandang sekularisme (1851) yang disebabkan oleh revolusi industri (1750-1850). Itu dimulai dari Revolusi Industri (1750-1850). Istilah ini digunakan pada suratutusan Prancis Louis-Guillaume Otto pada tangga 6 Juli 1799. Istilah Revolusi Industri dikenal pada saat perubahan teknologi dan menjadi lebih umum dengan tahun 1830-an. Perubahan teknologi yang menyebabkan revolusi industri mengubah seluruh masyarakat sipil dan memunculkan paradigma intelektual seperti Kapitalisme, Sosialisme dan Romantisisme. Gerakan kapitalisme didukung oleh Étienne Clavier (1788); Arthur Young (1792); David Ricardo (1817), Samuel Taylor Coleridge, (1823); Pierre-Joseph Proudhon (1840); Benjamin Disraeli (1845); Karl Marx dan Friedrich Engels (1848). Materi adalah alasan meningkatnya harapan hidup, pengurangan jam kerja serta tidak tidak mempekGambar 6 Filsafat perkem...